Bismillahirahmanirahim
Semoga Ilmu yang dibagi dan pengetahuan yang diajarkan dapat menambah dan mempertebal keimanan dan Ketaqwaan kita kepada Allah SWT.
Tampilkan postingan dengan label LATIHAN SOAL UJIAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LATIHAN SOAL UJIAN. Tampilkan semua postingan
Selasa, 29 November 2011
soal ujian Mid semester
Soal ujian Mid semester Gasaal 2011/2012
Mata kuliah : Psikologi social II
Dosen : Drs. Soleh Amini. Msi. Psi
Waktu : 90 menit
Tertutp/close book.
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut di bawah ini dengan lengkap, jelas dan benar. Masing-masing nomor berbobot nilai 20 poin. Kerjakan dengan tulisan tangan yang rapi. Hanya dikertakan pada lembar kertas folio bergaris yang telah disediakan oleh panitia ujian.
1. Sherif and sharif membagi situasi social kedalam dua kategori , yaitu togetherness situation dan group situation.
a. Jelaskan apakah yang dimaksud togetherness situation dan group situation. Berikan masing masing contohnya.
b. Menurut Sharif togetherness bisa saja berubah atau berkembang menjadi group situation. Jelaskan bilamanakah togetherness situation dapat berubah (berkembang) menjadi group situation.
2. Pada setiap kelompok akan selalu muncul norma-norma yang digunakan dalam kelompok tersebut.
a. Jelaskan pengertian atau definisi dari Norma tersebut.
b. Jelaskan bagaimana mekanisme psikososial terbentuknya norma dalam suatu kelompok.
c. Masing-masing kelompok atau masing-masing masyarakat biasanya mempunyai norma yang berbeda-beda. Jelaskan faktor atau hal hal apa yang mempengaruhi bertumbuhkembangnya suatu norma dalam suatu kelompok sosial.
3. Ketika seseorang secara intensif terlibat dalam keanggotaan suatu kelompok akan timbul gejala-gejala psikologis yang sifatnya sangat personal, yaitu in group feeling yang merupakan kebalikan kata dari out group feeling.
a. Jelaskan apakah yang dimaksud in group feeling dan out group felling.
b. Perilaku perilaku sosial (atau antisosial) seperti apakah yang dapat muncul dari kedua hal tersebut. Jelaskan.
Jumat, 08 April 2011
Latihan Soal : Psikologi Hukum 2
FAKULTAS : PSIKOLOGI
PROGDI : S1 PSIOLOGI SOSIAL
MATA KULIAH : PSIKOLOGI HUKUM
WAKTU : 75 MENIT
PENGUJI : Drs.Soleh Amini. MSi PSi.
Petunjuk : Jawablah pertanyaan pertanyaan di bawah ini dengan jelas, luas dan cerdas. Untuk memperjelas jawaban anda bila perlu berikan contoh kasus atau ilustrasi dari kehidupan sehari hari yang mungkin pernah anda jumpai. Anda boleh membuka buku catatan kuliah maupun buku-buku lain yang relevan.
1. Jelaskan apa yang dimaksud asas preasumtion innoncent atau asas praduga tidak bersalah. Bagaimana implikasi psikologisnya bagi tersangka ketika asas tersebut ternyata banyak diabaikan dalam penegakan hukum. Berikan contoh pengabaian asas tersebut dalampenegakan hukum di Indonesia. (Skor : 20)
2. Dalam kajian psikologi hukum, kita tidak akan masuk dalam aspek pelaksanaan hukumnya, tetapi sebatas pada proses psikologis dari orang-orang yang terlibat dalam proses penegakan hukum. Berikan penjelasan ranah atau domain psikologi hukum dalam kajian hukum dan psikologi. Berikan masing-masing contohnya.
3. Slah satu sumber informasi yang sangat dibutuhkan dalam proses peradilan adalah saksi (eyewitness). Informasi yang diberikan saksi sangat penting kedudukannya dalam proses peradilan, karena atas dasar keteranagn saksi itulah hakim akan memutuskan apakah terdakwa bersalah atau tidak bersalah.(skor : 20)
a. Jelaskan syarat-syarat untuk menjadi saksi sehingga keterangan kesaksiannya dianggap sah secara hukum.
b. Hal hal apa saja yang menyebabkan terjadinya ketidaksesuaian antara kesaksian yang diberikan dan fakta yang sebenarnya terjadi.
4. Hakim sebagai manusia biasa tidak lepas dari kesalahan (terjadi bias) dalam menilai kesaksian dari seorang saksi. Artinya banyak faktor-faktor non hukum yang terlibat dalam menilai keabsahan suatu kesaksian. Sebutkan dan jelaskan faktor faktor non hukum yang kemungkinan akan membiaskan hakim dalam menilai kesaksian seorang saksi.(Skor:20)
5. Dalam sistem sosial kemasyarakatan kita dikenal dua macam hukum yang hidup dan dijadikan rujukan oleh masyarakat dalam berperilaku, yaitu hukum positip dan hukum yang bersifat konvensional. Jelaskan kedua macam hukum tersebut. Berikan contohnya masing-masing.(skor : 20).
FAKULTAS : PSIKOLOGI
PROGDI : S1 PSIOLOGI SOSIAL
MATA KULIAH : PSIKOLOGI HUKUM
WAKTU : 75 MENIT
PENGUJI : Drs.Soleh Amini. MSi PSi.
Petunjuk : Jawablah pertanyaan pertanyaan di bawah ini dengan jelas, luas dan cerdas. Untuk memperjelas jawaban anda bila perlu berikan contoh kasus atau ilustrasi dari kehidupan sehari hari yang mungkin pernah anda jumpai. Anda boleh membuka buku catatan kuliah maupun buku-buku lain yang relevan.
1. Jelaskan apa yang dimaksud asas preasumtion innoncent atau asas praduga tidak bersalah. Bagaimana implikasi psikologisnya bagi tersangka ketika asas tersebut ternyata banyak diabaikan dalam penegakan hukum. Berikan contoh pengabaian asas tersebut dalampenegakan hukum di Indonesia. (Skor : 20)
2. Dalam kajian psikologi hukum, kita tidak akan masuk dalam aspek pelaksanaan hukumnya, tetapi sebatas pada proses psikologis dari orang-orang yang terlibat dalam proses penegakan hukum. Berikan penjelasan ranah atau domain psikologi hukum dalam kajian hukum dan psikologi. Berikan masing-masing contohnya.
3. Slah satu sumber informasi yang sangat dibutuhkan dalam proses peradilan adalah saksi (eyewitness). Informasi yang diberikan saksi sangat penting kedudukannya dalam proses peradilan, karena atas dasar keteranagn saksi itulah hakim akan memutuskan apakah terdakwa bersalah atau tidak bersalah.(skor : 20)
a. Jelaskan syarat-syarat untuk menjadi saksi sehingga keterangan kesaksiannya dianggap sah secara hukum.
b. Hal hal apa saja yang menyebabkan terjadinya ketidaksesuaian antara kesaksian yang diberikan dan fakta yang sebenarnya terjadi.
4. Hakim sebagai manusia biasa tidak lepas dari kesalahan (terjadi bias) dalam menilai kesaksian dari seorang saksi. Artinya banyak faktor-faktor non hukum yang terlibat dalam menilai keabsahan suatu kesaksian. Sebutkan dan jelaskan faktor faktor non hukum yang kemungkinan akan membiaskan hakim dalam menilai kesaksian seorang saksi.(Skor:20)
5. Dalam sistem sosial kemasyarakatan kita dikenal dua macam hukum yang hidup dan dijadikan rujukan oleh masyarakat dalam berperilaku, yaitu hukum positip dan hukum yang bersifat konvensional. Jelaskan kedua macam hukum tersebut. Berikan contohnya masing-masing.(skor : 20).
PROGDI : S1 PSIOLOGI SOSIAL
MATA KULIAH : PSIKOLOGI HUKUM
WAKTU : 75 MENIT
PENGUJI : Drs.Soleh Amini. MSi PSi.
Petunjuk : Jawablah pertanyaan pertanyaan di bawah ini dengan jelas, luas dan cerdas. Untuk memperjelas jawaban anda bila perlu berikan contoh kasus atau ilustrasi dari kehidupan sehari hari yang mungkin pernah anda jumpai. Anda boleh membuka buku catatan kuliah maupun buku-buku lain yang relevan.
1. Jelaskan apa yang dimaksud asas preasumtion innoncent atau asas praduga tidak bersalah. Bagaimana implikasi psikologisnya bagi tersangka ketika asas tersebut ternyata banyak diabaikan dalam penegakan hukum. Berikan contoh pengabaian asas tersebut dalampenegakan hukum di Indonesia. (Skor : 20)
2. Dalam kajian psikologi hukum, kita tidak akan masuk dalam aspek pelaksanaan hukumnya, tetapi sebatas pada proses psikologis dari orang-orang yang terlibat dalam proses penegakan hukum. Berikan penjelasan ranah atau domain psikologi hukum dalam kajian hukum dan psikologi. Berikan masing-masing contohnya.
3. Slah satu sumber informasi yang sangat dibutuhkan dalam proses peradilan adalah saksi (eyewitness). Informasi yang diberikan saksi sangat penting kedudukannya dalam proses peradilan, karena atas dasar keteranagn saksi itulah hakim akan memutuskan apakah terdakwa bersalah atau tidak bersalah.(skor : 20)
a. Jelaskan syarat-syarat untuk menjadi saksi sehingga keterangan kesaksiannya dianggap sah secara hukum.
b. Hal hal apa saja yang menyebabkan terjadinya ketidaksesuaian antara kesaksian yang diberikan dan fakta yang sebenarnya terjadi.
4. Hakim sebagai manusia biasa tidak lepas dari kesalahan (terjadi bias) dalam menilai kesaksian dari seorang saksi. Artinya banyak faktor-faktor non hukum yang terlibat dalam menilai keabsahan suatu kesaksian. Sebutkan dan jelaskan faktor faktor non hukum yang kemungkinan akan membiaskan hakim dalam menilai kesaksian seorang saksi.(Skor:20)
5. Dalam sistem sosial kemasyarakatan kita dikenal dua macam hukum yang hidup dan dijadikan rujukan oleh masyarakat dalam berperilaku, yaitu hukum positip dan hukum yang bersifat konvensional. Jelaskan kedua macam hukum tersebut. Berikan contohnya masing-masing.(skor : 20).
Label:
l,
LATIHAN SOAL UJIAN
Sabtu, 02 April 2011
Latihan Soal : Psikologi Kontemporer
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
Program Pendidikan Magister Psikologi
Gedung L Lantai III Pabelan Building Jl Ahmad Yani Pebelan Kartasura
Evaluasi Akademik
Mata Kuliah : Psikologi (sosial) Kontemporer
Penguji : Drs. Soleh Amini Yahman. MSi. Psi
Sifat ujian : Take Home Examination
Petunjuk Mengerjakan : Atas beberapa persoalan dibawah ini, berikanlah ulasan, jawaban atau analisis berdasarkan teori-teori paling mutakhir yang dapat saudara akses dari buku-buku literatur psikologi, sosiologi maupun ilmu-ilmu sosial lain (gunakan pendekatan lintas sektoral interdisipliner). Bila anda merujuk pada suatu rujukan maka sebutkanlah/cantumkanlah sumber rujukan tersebut dengan jelas. ( Jawaban dalam bentuk makalah/artikel dengan format gaya penulisan di koran. Diketik dua spasi maksimal 5 lembar kwarto dan tidak lebih dari 6000 kata. Berikan judul yang menarik pada artikel saudara, lampirkan foto copy identitas diri anda yang masih berlaku). Pilihlah salah satu saja dari tiga persoalan di bawah ini untuk anda kerjakan.
1. Sebagai bagian dari kehidupan dunia, Indonesia tidak mungkin lepas dari proses modernisasi dan globalisasi. Salah satu efek dari modernisasi dan globalisasi yang dirasakan masyarakat Indonesia adalah munculnya perilaku-perilaku sosial yang tidak selaras dengan nation frame of personality bangsa Indonesia. Buatlah anlisis sosio psikologis dan prediksi atas kehidupan sosio kultural masyarakat Indonesia terkait dengan masalah modernisasi dan globalisasi dunia
2. Dalam beberapa bulan terakhir ini, pemerintah kota solo giat dan gencar melakukan operasi terhadap penyakit-penyakit masyarakat. Namun demikian hasil nyata dari kegiatan tersebut belum tampak maksimal, bahkan terkesan sia-sia saja. Lakukanlah analisis yang komprehensif atas masalah ini. Paparkan konsep anda terkait tentang masalah pencegahan dan penindakan terhadap penyakit masyarakat di kota Solo sehingga gagasan anda dapat memeberikan kontribusi pada pembangunan sosial dan psikologis Kota Solo.
3. Degradasi intimitas relasi sosial yang terjadi dalam kehidupan sosial masyarakat dapat dijadikan idikator penting untuk melihat tingkat disorganisasi kehidupan sosial. tuliskan anlisis dan gagasan anda terkait upaya-upaya membangun intimitas dalam relasi sosial sehingga kemungkinan terjadinya disintegrasi sosial bangsa (khususnya disintegrasi pada warga masyarakat kota solo) dapat dicegah atau dieliminasi prevalensi kejadiannya.
Latihan Soal : Psikologi Hukum
SOAL UJIAN MID
Fakultas : Psikologi
Mata kuliah : Psikologi Hukum
Dosen penguji : Drs. Soleh amini Yahman. Msi
Waktu : 60 menit
Petunjuk Mengerjakan.
Jawablah pertanyan berikut dengan cara menguraikan/ menjelaskan dengan jawaban yang seluas dan sejala-jelasnya. Untuk memperjelas uraian anda berikanlah contoh dalam jaawaban anda.
Soal
1. Jelaskan apa yang melatarbelakngi perlunya pembelajaran psikologi hukum dalam dunia psikologi.
2. Definisikan pengertian psikologi hukum menurut Kapardis 1997; Bartol & Bartol, 1994)
3. Sebutkan dan jelaskan pembagian bidang dalam psikologi Hukum menurut Kapardis, 1997. Bartol & Bartol 1994.
4. Jelaskan hal-hal yang menjadi hambatan tidak atau kurangnya keterlibatan psikologi dalam proses penyelesaian permasalahan hukum.
5. Salah satu sumber informasi yang dibutuhkan dalam proses peradilan adalah saksi (eyewitness) . Informasi yang diberikan oleh saksi sangat penting kedudukanya untuk menentukan apakah seseorang dinyatakan bersalah atau tidak bersalah. Jelaskan kriterium psikologis dari seorang saksi, sehingga dari sudut pandang psikologi kesaksian yang diberikan dapat dianggap sahih atau valid.
6. Sebutkan faktor-faktor Non Hukum yang terlibat (dalam diri seorang Hakim,/jaksa/polisi) di dalam menilai keabsahan/kebenaran suatu kesaksian yang disampikan seorang saksi.
Latihan Soal : Psikologi Lingkungan ( 1)
Mata kuliah : Psikologi Lingkungan
Semester : VI
Penguji : Drs. Soleh Amini,MSI
Waktu : 60 menit
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan sejelas-jelasnya. Bobot nilai masing masing soal adalah 25 poin.
1. Hubungan antara manusia dengan lingkungan ( environment) harus bersifat interaksionistis dan mutualisme symbiotik. Jelaskan apa maksud kalimat tersebut. Berikanlah contoh dari bentuk hubungan yang bersifat interaksionistic dan mutualisme symbiotik sehingga terwujut keseimbangan hubungan antara manusia dengan lingkungannya.
2. Hakekat esensisal dari eksistensi manusia dan lingkungan adalah sebagai sebuah entitas. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kata “entitas” dalam kalimat ini.
3. Kepadatan (density) kesemrawutan (crowding) dan kebisingan (noise) adalah merupakan salah satu bentuk polusi psikologis yang kerap memicu timbulnya friksi-friksi sosial maupun friksi horisontal dimasyarakat dengan struktur padat penduduk. Jelaskan bagaimanakah dinamika dari peristiwa tersebut diatas. Berikan contohnya.
4. Respon manusia terhadap lingkungannya bergantung pada bagaimana individu itu mempersepsi lingkungan. Sebutkan dan jelaskan konsep tentang gejala-gejala persepsi lingkungan yang dipersepsikan oleh manusia.
5. Tentang Polusi : jelaskan apakah yang dimaksud dengan polusi dan polutan, sebutkan macam-macam polusi, polutan dan contoh-contohnya.
Latihan Soal : PSikologi Sosial 1.3
UNIVRSITAS MUHAMMADIYAH SURAKRTA
Jl. A. Yani Pabelan Kartasura Telp. (0271) 717417 Tromol pos 1 Surakarta 57102
UJIAN MID SEMESTER
Fakultas : Psikologi Hari, Tgl :
Mata Uji : Psikologi Sosial 1 Jam : Ke III
Progdi : Psikologi Waktu : 75 Menit
Semester : II Penguji : Drs.Soleh Amini . MSi
Petunjuk mengerjakan.
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut di bawah ini dengan jelas. Tulisan tangan yang rapi dan mudah dibaca. Kerjakan sendiri-sendiri.
1. Hampir semua ahli psikologi sosial modern menyebut istilah “ Situasi Sosial” dalam mendefinisikan pengertian psikologi sosial. Jelaskan apa yang dimaksud dengan “situasi sosial” tersebut.
2. A. Sejarah Perkembangan Psikologi Sosial : William Mc Dougall adalah orang pertama yang ditahbiskan sebagai pelopor kelahiran psikologi sosial. jelaskan apa pendapat Mc. Dougall tentang penyebab terjadinya perilaku sosial.
b. Floyd Allport adalah pengkritik terkuat dari teori Mc, Dougall. Bagaimana kritik dari Allport dan bagaimana pendapat allport tentang penyebab perilaku sosial.
3. Ada tiga model pendekatan dalam psikologi sosial ketika menjelaskan penyebab terjadinya perilaku sosial. Coba sebutkan dan jelaskan ketiga model pendekatan tersebut.
4. Metode korelatif dan metode eksperimental adalah dua metode yang sangat populer dalam penelitian-penelitian psikologi sosial. Bilamanakah kedua metode tersebut dipilih untuk sebuah penelitian, berikan masing masing contohnya.
5. A. Jelaskan apa yang dimaksud dengan persepsi sosial
b. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi persepsi seseorang terhadap orang lain.dalam proses persepsi sosial.
c. Apa yang dimaksud dengan impresi, bagaimana peranan impresi dalam persepsi sosial.
6. A. Jelaskan apa yang dimaksud dengan “atribusi sosial”, siapakah nama tokoh yang menjadi pioner atau sebagai cikal bakal pengembang teori atribusi ini.
b. jelaskan apa yang dimaksud dengan atribusi internal dan atribusi ekternal. Berikan masing-masing contohnya.
Latihan Soal : PSikologi Sosial 1.2
Ujian Mid Semester
Fakultas : Psikologi
Mata kuliah : Psikologi Sosial 1
Waktu : 75 menit
Dosen Penguji : Drs. Soleh Amini Yahman. M.Si
Jawablah pertanyaan berikut ini dengan singkat dan jelas. Tulisan hendaknya yang rapi, jelas dan dapat dibaca.
1. Hampir semua definisi psikologi sosial sebagaimana dikemukakan oleh para ahli (Baron & Birnie, 1994, Brehm & Kassin, 1993, Wiggins & Zanden, 1994, Brigham, 1991) , menyebut istilah “social situations” dalam penjelasannya. Jelaskan apa yang dimaksud dengan social situation dalam kaitannya dengan perilaku sosial manusia. Berikan contohnya.
2. ceritakan secara singkat sejarah perkembangan psikologi social, dimulai sejak pemunculan istilah ‘psikologi sosial’ dari William mc Dougals.
3. Sebutkan dan jelaskan tiga model pendekatan di dalam menjelaskan penyebab terjadinya perilaku sosial. Berikan masing-masing contohnya.
4. Sebutkan dan jelaskan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi persepsi seseorang terhadap orang lain.
5. A. Secara garis besar penelitian dalam psikologi sosial dapat dilakukan dengan dua metode pokok. Sebutkan dan jelaskan kedua metode tersebut.
B. Sedangkan pengumpulan data penelitian dapat ditempuh dengan berbagai cara dan pendekatan. Sebutkan dan jelaskan model-model dan pendekatan pengumpulan data dalam penelitian psikologi sosial.
Catatan ;
Masing-masing soal bobot nilainya adalah 20 poin jika anda menjawab dengan benar. Bobot
Latihan Soal : PSikologi Sosial 1.2
Ujian Mid Semester
Fakultas : Psikologi
Mata kuliah : Psikologi Sosial 1
Waktu : 75 menit
Dosen Penguji : Drs. Soleh Amini Yahman. M.Si
Jawablah pertanyaan berikut ini dengan singkat dan jelas. Tulisan hendaknya yang rapi, jelas dan dapat dibaca.
1. Hampir semua definisi psikologi sosial sebagaimana dikemukakan oleh para ahli (Baron & Birnie, 1994, Brehm & Kassin, 1993, Wiggins & Zanden, 1994, Brigham, 1991) , menyebut istilah “social situations” dalam penjelasannya. Jelaskan apa yang dimaksud dengan social situation dalam kaitannya dengan perilaku sosial manusia. Berikan contohnya.
2. ceritakan secara singkat sejarah perkembangan psikologi social, dimulai sejak pemunculan istilah ‘psikologi sosial’ dari William mc Dougals.
3. Sebutkan dan jelaskan tiga model pendekatan di dalam menjelaskan penyebab terjadinya perilaku sosial. Berikan masing-masing contohnya.
4. Sebutkan dan jelaskan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi persepsi seseorang terhadap orang lain.
5. A. Secara garis besar penelitian dalam psikologi sosial dapat dilakukan dengan dua metode pokok. Sebutkan dan jelaskan kedua metode tersebut.
B. Sedangkan pengumpulan data penelitian dapat ditempuh dengan berbagai cara dan pendekatan. Sebutkan dan jelaskan model-model dan pendekatan pengumpulan data dalam penelitian psikologi sosial.
Catatan ;
Masing-masing soal bobot nilainya adalah 20 poin jika anda menjawab dengan benar. Bobot
Latihan Soal : PSikologi Sosial 1.1
UNIVRSITAS MUHAMMADIYAH SURAKRTA
Jl. A. Yani Pabelan Kartasura Telp. (0271) 717417 Tromol pos 1 Surakarta 57102
UJIAN MID SEMESTER
Fakultas : Psikologi Hari, Tgl :
Mata Uji : Psikologi Sosial 1 Jam :
Progdi : Psikologi Waktu : 75 Menit
Semester : III Penguji : Drs.Soleh Amini.MSi
Petunjuk Mengerjakan:
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas. Tulisan yang rapi dan mudah di baca.
Soal.
1. Jelasakan bagimanakah kedudukan ilmu psikologi sosial di antara ilmu-ilmu sosial lainnya, terutama ilmu sosiologi dan antrolpologi.
2. Jelaskan bagimana obyek formal dan obyek material dari masing-masing ilmu tersebut pada soal nomor 1.
3. Hampir semua ahli psikologi sosial modern mendefinisikan psikologi sosial adalah ilmu yang terkait dengan dinamika “SITUASI SOSIAL” Jelaskan apa yang dimaksud dengan situasi sosial itu.
4. Sekitar Tahun 1924 Floyd Allport memunculkan gagasan tentang masalah perilaku sosial. Jelaskan bagaimana konsep pemikiran Floyd Allport tentang masalah perilaku sosial tersebut
5.Jelaskan apa yang dimaksud dengan Persepsi Sosial
6.Bagaimana peranan impresi sosial dalam pembentukan hubungan sosial.
7.Faktor-faktor apa yang berperanan dalam mempengaruhi persepsi sosial.
8.Pada dasarnya peneliti bidang psikologi sosial dapat menggunakan hampir semua jenis metode penelitian yang ada. Anda sebutkan dan anda jelaskan metode penelitian yang paling populer digunakan dalam riset-riset psikologi soial.
9.Apa yang dimaksud dengan natural setting eksperimental reaserch dalam penelitian psikologi sosial.
Soal nomor 10 adalah soal Bonus, bagi yang mengejakan dan jawabannya benar mendapat tambahan skor 10. Jawaban Salah nilai dikurangi 5.
10.Perdebatan tentang sumber penyebab perilaku sosial telah berlangsung cukup lama. Seymour Epstein mendiskusikan tiga pendekatan yang saling mengaku bahwa pendekatan merekalah yang paling benar. Anda sebutkan dan anda jelaskan ketiga pendekatan yang dimaksud
SELAMAT BEKERJA
Semoga Sukses
Latihan Soal : PSikologi Sosial 1
UNIVRSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
UJIAN MID SEMESTER
Mata uji: PSIKOLOGI SOSIAL 1.
Penguji : Drs.Soleh Amini . MSi
waktu : 75 menit
Petunjuk mengerjakan.
1. Awalilah pengerjaan soal ini dengan berdoa, dan akhirilah dengan bacaan Hamdallah.
2. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut di bawah ini dengan jelas. Tulisan tangan yang rapi dan mudah dibaca. Kerjakan sendiri-sendiri.
Soal.
1.Hampir semua ahli psikologi sosial modern menyebut istilah “ Situasi Sosial” dalam mendefinisikan pengertian psikologi sosial. Jelaskan apa yang dimaksud dengan “situasi sosial” tersebut.
2.A. Sejarah Perkembangan Psikologi Sosial : William Mc Dougall adalah orang pertama yang ditahbiskan sebagai pelopor kelahiran psikologi sosial. jelaskan apa pendapat Mc. Dougall tentang penyebab terjadinya perilaku sosial.
b. Floyd Allport adalah pengkritik terkuat dari teori Mc, Dougall. Bagaimana kritik dari Allport dan bagaimana pendapat allport tentang penyebab perilaku sosial.
3.Ada tiga model pendekatan dalam psikologi sosial ketika menjelaskan penyebab terjadinya perilaku sosial. Coba sebutkan dan jelaskan ketiga model pendekatan tersebut.
4.Metode korelatif dan metode eksperimental adalah dua metode yang sangat populer dalam penelitian-penelitian psikologi sosial. Bilamanakah kedua metode tersebut dipilih untuk sebuah penelitian, berikan masing masing contohnya.
5.Syarat daripada terbentuknya interaksi social adalah adanya kontak social dan komunikasi social.
a.Dalam komunikasi social sering berkembang bentuk-bentuk komunikasi fatis atau fathic communication. Jelaskan dan berikan contohnya.
b. Social relationship merupakan salah satu produk dari interaksi social. Jelaskan interaksi social yang bagaimanakah yang bias menghasilkan relasi social yang relaif permanen.
c.Apa pengertian dari relasi social (social relationship) itu apa perbedaannya dengan interksi social
Langganan:
Postingan (Atom)